Bismillahirrahmanirrahiim.
Di tahun kedua BTRM Tamyiz saat ini, kami sudah berada di level BTRM 1 yang tergabung dalam kelas 33K dengan Ibu Ustadzah Wali Kelas kami Ustadzah Etty Setiasih.
PENGUMUMAN JADWAL BTRM 1
•• ━━━ ••◈๐◈•• ━━━••
๐ช BTRM 1 dimulai pada hari:
Senin, 21 Maret 2022
๐ช BTRM 1 selesai pada hari:
Sabtu, 9 April 2022
๐ช Selama BTRM 3 pekan tidak ada libur walau ada tanggal merah.
•• ━━━ ••◈๐◈•• ━━ ••
BTRM = Bersama Tamyiz di Ramadhan Mubarok
PENGANTAR
BERSAMA TAMYIZ DI RAMADHAN MUBAROK - 1
Ramadhan adalah bulan istimewa. Bulan dimana diturunkan Al Qur'an. Bulan dimana di dalamnya terdapat malam yang lebih baik daripada 1000 bulan.
Di bulan Ramadhan segala amal akan dilipatgandakan pahalanya. Segala dosa dan maksiat diminimalkan dengan dibelenggunya setan.
Di bulan yang penuh rahmat, berkah, dan ampunan dari Allah tersebut, mari kita manfaatkan sebaik mungkin untuk lebih akrab dengan Al Quran, untuk lebih mengenal Rosulullah, dengan tujuan utama mengenal dekat Sang Kekasih Sejati: Allah, Rabb semesta Alam. Tuhan kita. Tuhan yang Menciptakan kita. Tuhan tempat kita bergantung. Tuhan tempat kita meminta. Tuhan tempat kita berkeluh kesah.
Semoga di bulan Ramadhan nanti…
Al Quran Surat Cinta dari Allah
Pikirkan dan sebutkan, siapa yang paling kita cintai di dunia? Yang tanpanya kita menjadi sedih dan kosong.
Bayangkan, jika suatu saat kita terpisahkan dari orang yang kita cintai tersebut. Alangkah sedihnya.
Lalu bayangkan jika kemudian kita tahu bahwa kita akan bertemu dengan yang kita cintai tersebut. Ia meninggalkan pesan untuk kita tentang bagaimana caranya agar dapat bertemu kembali dan bersama selamanya. Ditulisnya, "Cintaku, kita akan bertemu lagi. Aku meninggalkan pesan untukmu. Di situ sudah kutuliskan tentang bagaimana caranya agar kita dapat berjumpa kembali. Datanglah kemari, jangan tersesat. Aku rindu ingin bertemu".
Setelah kita buka pesannya, ternyata pesan tersebut tidak kita mengerti karena ditulis dalam bahasa yang tidak kita pahami maknanya. Apa yang kita lakukan?
Ya, kita akan berusaha sekuat tenaga mengerti pesan yang ditinggalkan. Agar kita tidak tersesat. Agar kita dapat berjumpa kembali dengan yang kita cintai.
Dan seperti itulah, bahkan lebih, kecintaan kita kepada Allah. Pesan telah ditinggalkan.
Tidak hanya itu, dalam perjalanan kita, sering dikirimkan tanda-tanda jika kita keluar dari jalur dan mengambil jalur yang membuat tersesat.
Dan diberikan bantuan untuk memudahkan perjalanan kita. Maka, sekuat apa kita berusaha mengerti surat cinta dari Allah?
Jalan yang sudah pasti ujungnya
Al Qur'an, surat cinta yang tak akan pernah lepas lagi dari tangan kita.
Satu hari satu ayat. Di sini, bersama-sama, setiap hari kita belajar menerjemah satu hari satu ayat pilihan dari Al Qur'an.
Dan kita akan membaca dan memahami bahasa terbaik untuk berbicara dengan bahasa terbaik yang ada di dunia sebagai bekal kita berbicara dengan Allah: Doa di dalam Al Qur'an. Doa, salah satu ucapan yang disukai Allah dari hambaNya.
Dan kita akan membaca pesan-pesan yang Allah tinggalkan untuk kita dengan penuh cinta, agar nanti kita dapat bertemu dengan-Nya.
Bersama, kita akan lebih istiqomah. Jangan berhenti sampai kalimat terakhir di Al Qur'an bisa kita pahami. Pegang erat tangan sahabat-sahabatmu dan jangan pernah kau lepaskan.
NILAI BTRM-1
Nilai yang dicatat adalah nilai keistiqomahan.
๐ = tepat waktu
7⃣ = terlambat <24 jam
0⃣ = terlambat >24 jam
➖➖➖➖๐➖➖➖➖
⚠️Tidak ada ๐ di BTRM-1.
Tidak lapor pada hari itu tetap wajib tuntaskan tugas.
Lewat dari tenggat tugas boleh nyusul, tetap dapat ilmu tetapi nilainya 0 .
Karena besoknya Kunci Jawaban (KJ) sudah keluar.
⚠️ PERHATIAN ⚠️
Bahwa tugas BTRM-1 ini wajib.
Bolos 5x berturut2, akan diremove dr program Tamyiz Online
Hari ke—1
๐ Senin, 21 Maret 2022
TERJEMAH LENGKAP BTRM 1
๐นjika huruf, ditulis
(1) nomor dan judul kolom
(2) arti huruf
๐นjika isim, ditulis
(1) mujarrodnya,
(2) arti isim
๐นjika fi'il, ditulis
(1) jenis fi'il apa,
(2) apa dhomirnya,
(3) apa mujarrod
(4) arti fiil
Hari ke—2
๐ Selasa, 22 Maret 2022
َูุฅِุฐْ َูุฑَْูุนُ ุฅِุจْุฑَุงِููู
ُ ุงََْูููุงุนِุฏَ
ู
َِู ุงْูุจَْูุชِ َูุฅِุณْู
َุงุนُِูู
ุฑَุจََّูุง ุชََูุจَّْู ู
َِّูุง ۖ ุฅََِّูู ุฃَْูุชَ ุงูุณَّู
ِูุนُ ุงْูุนَِููู
ُ
[Surat Al-Baqarah 127]
Ciri isim
a. ุฑَุจَّ : kata majemuk
b. ุงูุณَّู
ِูุนُ : berawalan al
c. ุงْูุนَِููู
ُ : berawalan al
Di tugas 1, Al Baqoroh: 127, ada kata yang jarang kita temui, yaitu:
ุชََูุจَّْู
Depannya kok seperti mudhorik ya? Nah, ada ciri fi'il yang jarang kita tengok.
CIRI-CIRI FI'IL AMR
TEKS LAGU
๐ผ Ciri-ciri Fi'il Amr
(Ciri-ciri amr, berakhiran:)
lagu: "Pelangi, Pelangi"
- el -la -lu
-liy -la -na
7×
ciri-ciri amr
TASHRIF FI'IL AMR
ุฃُْูุนُْู dhomir ุงْْูุชَ
ุฃُْูุนَُูุง dhomir ุงَْูุชُู
َุง
ุฃُْูุนُُْููุง dhomir ุงَْูุชُู
ْ
ุฃُْูุนُِْูู dhomir ุงْْูุชِ
ุฃُْูุนَُูุง dhomir ุงَْูุชُู
َุง
ุฃُْูุนَُْูู dhomir ุงَْูุชَُّู
=============================
Hari ke—3
๐ Rabu, 23 Maret 2022
... ْ َูุง ุฅََِٰูู ุฅَِّูุง ุฃَْูุชَ ุณُุจْุญَุงََูู ุฅِِّูู ُْููุชُ ู
َِู ุงูุธَّุงِูู
َِูู
[Surat Al-Anbiya' 87]
Pada ayat ini, ada 3 isim dng ciri masing2 adalah sebagai berikut:
1. ุฅِูู
๐ธ diawali awamilul isim
2. ุณُุจْุญَุงَู
๐ธ kata majemuk
3. ุงูุธَّุงِูู
َِูู
๐ธ berawalan al
๐ธ diawali awamilul ismi
๐ธ berwazan faa'ilun-faa'iliina
Adapun fi'il yang ada di potongan ayat ini adalah 1 fi'il madhi dengan ciri berakhiran ุชُ (tu).
Mjrd. َูุงَู (adalah)
DOA NABI YUNUS AS.
... ْ َูุง ุฅََِٰูู ุฅَِّูุง ุฃَْูุชَ ุณُุจْุญَุงََูู ุฅِِّูู ُْููุชُ ู
َِู ุงูุธَّุงِูู
َِูู
[Surat Al-Anbiya' 87]
Artinya:
" Tidak ada tuhan kecuali Engkau, Maha Suci Engkau. Sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim.*
Doa ini dikisahkan dalam ayat tersebut yang terjemahan lengkapnya adalah sebagai berikut:
Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap: "Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim".
Di ayat berikutnya disebutkan, Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya dari pada kedukaan. Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman.
Dalam buku Tafsir Ibnu Katsir jilid 6 halaman 136—139 diceritakan bahwa kisah Nabi Yunus as. ini juga ada di surat ash-Shaaffaat dan surat al Qolam.
Disebutkan dalam tafsir tersebut bahwa Nabi Yunus as. berdakwah kepada penduduk Ninawa di negeri Mosul. Sekian lama beliau berdakwah, mereka tetap dalam kekufuran mereka. Hingga akhirnya nabi Yunus as. pergi meninggalkan mereka dengan kemurkaan dan mengancam dengan adzab Allah selama 3 hari.
HAPPY ENDING
Ketika kaum Nabi Yunus as. ditimpa adzab, barulah mereka menyadari bahwa Nabi Yunus tidak berdusta. Masih dari buku Tafsir Ibnu Katsir jilid 6 disebutkan bahwa "mereka pun keluar ke lembah-lembah bersama anak-anak kecil, binatang-binatang ternak dan hewan-hewan mereka serta memisahkan antara ibu-ibu dengan anak-anak mereka, kemudian mereka berdoa dan meminta pemeliharaan serta meminta pertolongan kepada Allah subhanahu wa ta'ala. Unta-unta serta anak-anak bersuara, sapi-sapi dan anak-anaknya juga bersuara, serta kambing dan anak-anaknya mengembik. Maka, Allah pun mengangkat adzab dari mereka."
َََْููููุง َูุงَูุชْ َูุฑَْูุฉٌ ุขู
ََูุชْ َََูููุนََูุง ุฅِูู
َุงَُููุง ุฅَِّูุง َْููู
َ ُُูููุณَ َูู
َّุง ุขู
َُููุง َูุดََْููุง ุนَُْููู
ْ ุนَุฐَุงุจَ ุงْูุฎِุฒِْู ِูู ุงْูุญََูุงุฉِ ุงูุฏَُّْููุง َูู
َุชَّุนَْูุงُูู
ْ ุฅَِٰูู ุญٍِูู
[Surat Yunus 98]
"Dan mengapa tidak ada (penduduk) suatu kota yang beriman, lalu imannya itu bermanfaat kepadanya selain kaum Yunus? Tatkala mereka (kaum Yunus itu), beriman, Kami hilangkan dari mereka azab yang menghinakan dalam kehidupan dunia, dan Kami beri kesenangan kepada mereka sampai kepada waktu yang tertentu."
Hari ke—4
๐ Kamis, 24 Maret 2022
KJ Tugas hari ke—3
ุฑَุจََّูุง َูุงุบِْูุฑْ ََููุง ุฐُُููุจََูุง ََِّูููุฑْ ุนََّูุง ุณَِّูุฆَุงุชَِูุง َูุชََََّูููุง ู
َุนَ ุงْูุฃَุจْุฑَุงุฑِ
[Surat Ali Imran 193]
๐ 19 kata
๐ 4 isim
๐ 3 fi'il amr
๐ Isim
1. ุฑَุจَّ
๐ธkata majemuk
2. ุฐُُููุจَ
๐ธkata majemuk
3. ุณَِّูุฆَุงุชِ
๐ธkata majemuk, berakhiran kasroh
4. ุงْูุฃَุจْุฑَุงุฑِ
๐ธberawalan al, berakhiran kasroh
๐ Fi'il amr
1. ุงِุบِْูุฑْ
Ciri: berakhiran sukun
Mjrd: ุบََูุฑَ (mengampuni)
2. ََِّููุฑ
Ciri: berakhiran sukun
Mjrd: ََููุฑَ (ingkar, kafir)
3. ุชَََّูู
Mjrd: ََููู (menyempurnakan, menepati janji)
⚠๐๐ผ Khusus no 3, darimana tahu ini fi'il amr? Masih ingat lagu wazan fi'il jaman muda dulu di level 1.
Wazan fiil yang ke-14:
ุชََูุนََّู
Madhi:
ุชََูุนََّู
Mudhorik:
َูุชََูุนَُّู
Amr:
ุชََูุนَّْู
Maka:
Madhi: ุชَََّููู
Mudhorik: َูุชَََّููู
Amr: ุชَََّูู
"Ya Tuhan kami, maka ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang berbuat baik."
DOA MEMOHON AMPUNAN
Doa yang berada di surat Ali Imran ayat 193 ini masuk dalam 10 ayat terakhir di surat Ali Imran (ayat 190—200) yang disebutkan dalam buku Tafsir Ibnu Katsir jilid 2 sebagai ayat yang dibaca Rasululloh saw. jika beliau bangun malam untuk sholat tahajjud (hadits yang diriwayatkan oleh Imam al Bukhari dari Kuraib dari ibnu Abbas; halaman 270).
Dari riwayat lain, melalui Ibnu Mardawaih dari Ibnu Abbas, diceritakan bahwa Rasululloh saw. keluar rumah pada suatu malam, dan ketika malam berlalu, beliau membaca ayat ke—190 (yang artinya "Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal") sampai ayat terakhir surat Al Imran.
Dalam riwayat lain (hlm 273) diceritakan bahwa pada malam ayat 190—191 turun, Rasululloh saw. menangis. Bilal yang saat ia datang menemui beliau sekitar saat mengumandangkan adzan subuh bertanya, "Ya Rasululloh, mengapa engkau menangis sedang Allah telah memberikan ampunan kepadamu atas dosa yang telah engkau kerjakan maupun yang belum engkau kerjakan?".
Rasululloh saw menjawab, "wahai Bilal, tidakkah aku boleh menjadi hamba ya bersyukur? Dan bagaimana aku tidak menangis sedang pada malam ini telah turun ayat:
[silakan baca di Al Qur'an. Di sini dituliskan artinya saja; red.]
"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal"
"(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka."
Selanjutnya beliau bersabda, "celaka bagi orang yang membaca ayat-ayat ini lalu ia tidak memikirkan apa yang ada di dalamnya".
Maka: melihat→ berpikir→ ber(tambah)iman→ memohon ampunan.
Lengkapnya, silakan baca buku Tafsir Ibnu Katsir jilid 2 halaman 266—273.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar